Kalkulator Uang Muka (DP) Kredit
Alat di atas membantu kamu menghitung uang muka (DP) dari harga barang dan persen DP yang diminta, sekaligus sisa pokok kredit dan cicilan per bulan kalau kamu isi tenor dan bunganya. Isi kolomnya, klik Hitung DP, dan rincian langsung muncul di panel hasil.
Ringkasan:
- DP dihitung dari harga barang dikali persen uang muka, misalnya 20% dari harga.
- Sisa harga jadi pokok kredit, dan bisa langsung diubah jadi cicilan bulanan bunga flat.
- Cocok untuk simulasi kredit motor, mobil, HP, atau elektronik sebelum tanda tangan.
Pernah lihat promo "DP 20%" tapi bingung itu berapa rupiah dan sisanya harus dicicil berapa? Daripada mengira-ngira, aku bikin kalkulator ini biar kamu tahu angka pastinya sebelum memutuskan ambil kredit. Di bawah aku jelaskan juga rumus dan contohnya.
Daftar isi
Cara Pakai Alat di Atas
- Isi Harga barang sesuai harga tunai (cash) barang yang mau kamu beli.
- Isi Persen DP yang diminta penjual atau leasing, misalnya 20 untuk 20%.
- Kalau mau tahu cicilannya, isi juga Tenor (jumlah bulan) dan Bunga/tahun. Kosongkan kalau cuma ingin tahu nilai DP.
- Klik Hitung DP atau tekan Enter, hasilnya muncul di panel kanan.
Cara Menghitung Uang Muka
Uang muka atau down payment (DP) adalah bagian harga yang kamu bayar tunai di awal. Sisanya menjadi pokok kredit yang dicicil. Makin besar DP, makin kecil pokok yang dicicil dan makin ringan bunganya.
Rumus DP dan Cicilan
DP = harga x (persen DP / 100)
Pokok kredit = harga - DP
Total bunga = pokok x (bunga/tahun / 100) x (tenor / 12)
Cicilan/bln = (pokok + total bunga) / tenor
Rumus cicilan di sini memakai metode bunga flat, yaitu bunga dihitung dari pokok awal dan dibagi rata ke setiap bulan. Ini metode yang paling umum dipakai leasing kendaraan.
Contoh Perhitungan
Misalnya harga motor Rp 20.000.000 dengan DP 20%, tenor 12 bulan, bunga 8% per tahun. DP = 20.000.000 x 0,2 = Rp 4.000.000. Pokok kredit = 20.000.000 - 4.000.000 = Rp 16.000.000. Total bunga = 16.000.000 x 0,08 x 1 = Rp 1.280.000. Cicilan = (16.000.000 + 1.280.000) / 12 = Rp 1.440.000 per bulan.
Tips Sebelum Ambil Kredit
- Usahakan cicilan bulanan tidak lebih dari 30% penghasilan agar keuanganmu tetap aman.
- Bandingkan total bayar (DP + semua cicilan) dengan harga tunai, itulah biaya sesungguhnya kredit.
- Tanyakan apakah bunga yang dipakai flat atau efektif, karena angsurannya bisa beda jauh.
Link Terkait
Mau khusus hitung uang muka rumah? Pakai kalkulator DP rumah. Ingin bandingkan skema cicilan? Coba kalkulator bunga flat dan untuk cicilan properti ada kalkulator KPR.
Sering Ditanyakan
Apa itu DP?
DP (down payment) atau uang muka adalah sejumlah uang yang dibayar di depan saat membeli barang secara kredit. Fungsinya mengurangi jumlah utang yang harus dicicil dan menunjukkan keseriusan pembeli.
DP besar atau kecil?
DP besar membuat cicilan lebih ringan dan total bunga lebih kecil, tapi butuh dana tunai lebih banyak di awal. DP kecil terasa ringan di depan, namun cicilan dan total bunganya jadi lebih besar. Sesuaikan dengan kemampuan tunaimu.
Bunga flat itu apa?
Bunga flat menghitung bunga dari pokok pinjaman awal dan nilainya sama tiap bulan. Berbeda dengan bunga efektif yang dihitung dari sisa pokok, sehingga bunga flat biasanya membuat total bayar sedikit lebih besar meski angka persennya terlihat kecil.
Nah, itu dia cara gampang hitung uang muka dan cicilan sebelum kamu ambil kredit. Dengan tahu angkanya lebih dulu, kamu bisa memutuskan dengan kepala dingin. Selamat menghitung, semoga bermanfaat 🙂