INTERNET

Cara Daftar Adsense Non-Hosted dan Tips Ampuh Agar Diterima (2018)

Untuk kamu yang ingin mendapatkan penghasilan bulanan lewat blog, Google Adsense merupakan jaringan periklanan yang sangat direkomendasikan.

Namun, untuk mendaftar ke Adsense, diperlukan spesifikasi khusus agar akun kamu diterima. Perlu diketahui juga bahwa ada perbedaan antara akun Google Adsense non-hosted dan hosted.

Google Adsense non-hosted adalah akun yang didaftarkan tanpa layanan yang berafiliasi dengan Google (Blogger dan Youtube) sehingga iklan bisa ditempatkan di berbagai situs berbeda.

Dengan keunggulan tersebut, akan lebih menguntungkan jika kamu memiliki Adsense non-hosted sehingga tidak perlu repot membuatnya lagi untuk situs lain, karena satu akun untuk semua website, tidak peduli platform apa yang digunakan.

Berikut cara Daftar Adsense non-hosted serta tips agar diterima.

Cara daftar Adsense non-hosted

1. Pastikan kamu telah masuk ke akun Google, kemudian pergi ke halaman Google Adsense dan klik tombol Daftar Sekarang.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

2. Nantinya kamu akan diminta memasukkan alamat situs yang ingin didaftarkan dan alamat email. Kemudian klik Lanjutkan.

Kamu juga bisa mencentang opsi Ya, kirimi saya saran bantuan dan performa yang disesuaikan untuk mendapatkan email berupa saran perbaikan performa iklan Adsense nantinya.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

3. Setelah itu pilih negara yang mewakili bahasa kamu. Kemudian baca Persyaratan dan Ketentuan Adsense. Jika sudah selesai, centang Ya, saya telah menyetujui perjanjian lalu klik Buat Akun.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

4. Sekarang, masukkan nama kamu serta alamat rumah. Informasi ini nantinya akan digunakan Google untuk mengirim PIN jika Adsense kamu diterima. Selanjutnya, klik Kirim.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

5. Jika akun kamu belum memiliki nomor telepon yang telah diverifikasi, Google akan meminta kamu memverifikasinya sebagai salah satu syarat pendaftaran Adsense.

Masukkan nomor telepon, lalu pilih antara SMS atau Panggilan suara kemudian klik Dapatkan Kode Verifikasi.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

5. Silahkan cek ponsel kamu untuk mendapatkan kode verifikasi. Masukkan kodenya lalu klik Kirim.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

6. Pada tahap ini, Google meminta kamu memasukkan kode pengenal iklan di situs kamu. Kode tersebut harus diletakkan antara tag <head> dan </head> dari struktur situs.

Sebagai contoh, saya menggunakan platform WordPress. Maka cukup kunjungi Dashboard WordPress → Appearance → Editor → header.php → cari <head> lalu paste kode di bawahnya → Update File.

Apabila sudah dimasukkan, centang Saya telah menempelkan kode ke situs saya lalu klik Selesai.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

7. Setelah kode diimplementasikan, kamu hanya tinggal menunggu proses review oleh pihak Google.

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

Proses review mungkin memakan waktu beberapa jam atau paling lambat beberapa hari. Sebagian kecil diterima namun kebanyakan ditolak karena tidak sesuai dengan kebijakan Adsense.

Nah, untuk kamu yang baru mengenal Google Adsense dan berharap ingin diterima, berikut ini adalah tips yang bisa diikuti untuk memperbesar probabilitas akun kamu menjadi Full Approve.

Tips agar diterima Google Adsense

Daftar berikut didasarkan pada referensi standar yang dibuat oleh Google. Apabila diikuti dengan benar, Google pun tidak segan menerima situs kamu di Adsense.

Buatlah konten yang memadai karena Google benci blog asal-asalan

Sebuah konten tidak sekedar menawarkan artikel dengan panjang minimal 300 kata, tetapi juga harus dirancang sangat baik agar memiliki nilai (value) bagi pembacanya.

Misal dengan menambahkan gambar, video, atau infografis pada artikel dapat meningkatkan nilai suatu tulisan di mata Google.

Di sisi lain, tulisan harus sesuai dengan tata bahasa yang baik. Google kurang merekomendasikan situs yang menggunakan bahasa sehari-hari, misalnya mengganti kata “tidak” menjadi “nggak” atau menyingkat kata-kata sehingga sulit dibaca.

Pengunjung sedikit tidak masalah asalkan sudah terindeks Google

Banyak mitos yang mengatakan bahwa semakin banyak jumlah pengunjung, semakin besar peluang diterima Adsense.

Namun Google sendiri ternyata tidak mempermasalahkan jumlah pengunjung. Kamu hanya perlu memastikan bahwa situs kamu setidaknya sudah terindeks di mesin pencari.

Agar situs terdeteksi oleh Google, kamu bisa mendaftar keGoogle Webmaster dan membuat sitemap. Kedua metode tersebut paling besar kontribusinya dalam hal kecepatan indeks.

Buatlah halaman About, Contact, dan Privacy Policy lalu pasang di header atau footer

Halaman About, Contact, dan Privacy Policy bertugas sebagai tanda pengenal anggota di internet. Halaman tersebut juga meyakinkan Google bahwa situs kamu bukanlah situs spam yang tidak mementingkan identitas.

  • About: Berisi segala hal tentang situs kamu
  • Contact: Memberikan informasi kontak yang valid agar kamu bisa dihubungi
  • Privacy Policy: Berbicara tentang data apa saja yang situs kamu ambil dari pengunjung

Khusus untuk Privacy Policy, saya akui halaman tersebut agak teknis dan kerap menjadi kesulitan tersendiri.

Solusinya adalah dengan menggunakan layanan Termly untuk membuat Privacy Policy gratis yang sesuai dengan kondisi situs kamu.

Setelah ketiga halaman tersebut dibuat, pasang tautannya di lokasi yang bisa dijangkau, misalnya pada header navigasi atau footer.

Tampilan situs harus cepat, responsif, dan tampak profesional

Untuk tips yang satu ini, saya rasa belum dijelaskan pun kamu sudah mengaplikasikannya. Sebab hampir semua theme/template website modern mengusung desain yang cepat dan responsif.

Namun bukan berarti tidak ada ruang untuk improvisasi.

Layanan Google PageSpeed Insight dan GTMetrix akan membantu kamu memaksimalkan performa situs ketika dibuka oleh pengguna.

Perlu diketahui bahwa PageSpeed Insight tidak memberikan gambaran performa situs yang sebenarnya. Melainkan memberi saran optimalisasi kode dan tampilan.

Sementara GTMetrix memang khusus untuk memperlihatkan kecepatan situs yang sebenarnya. Tidak terlalu masalah jika kode kamu tidak rapi selama loading situs sangat cepat dan tampilannya user-friendly.

Jika Adsense ditolak…

Sebagian orang diterima Adsense dalam sekali percobaan, sebagian lagi harus beberapa kali, bahkan saya pernah lihat yang sampai 30 kali ditolak.

Jika permohonan kamu ditolak, ada dua opsi yang bisa diambil:

  1. Mendaftar ke jaringan periklanan lain yang lebih longgar
  2. Perbaiki situs lalu minta peninjauan kembali

Untuk opsi pertama, ada begitu banyak layanan periklanan lain sebagai alternatif Adsense seperti Clicksor, Chitika, Media, ClickBank, dan sebagainya.

Sementara jika kamu memilih opsi kedua, berarti ada kerja keras yang perlu dilakukan.

Setelah mendaftar ke Adsense, Google akan memberikan email pemberitahuan terkait status akun kamu. Apabila ditolak, Google akan menjelaskan komponen apa saja yang menjadi batu sandungan situs kamu serta rekomendasi tindakan yang diperlukan.

Terkadang ditolak karena masalah kualitas konten, tata letak yang tidak rapi, hingga sumber lalu lintas yang kerap mencurigakan. Silahkan baca email tersebut secara seksama karena tiap orang memiliki kasus yang berbeda-beda.

Jika Adsense diterima…

Cara Daftar Adsense Non-Hosted

Setelah diterima, segeralah memasang kode iklan dengan cara menuju halaman Google Adsense → My Ads → Ad units → New ad unit → pilih jenis iklan → Beri nama, ukuran, dan visualisasi → Save and get code → pasang ke situs kamu.

Pada fase ini, iklan sudah bisa tayang di situs kamu. Yang harus kamu lakukan ialah mendongkrak jumlah pengunjung sebab untuk melakukan verifikasi PIN, saldo Adsense harus mencapai $10 atau Rp 14.000.

Buatlah konten yang berkualitas dan menarik agar jumlah pengunjung meningkat. Kamu juga boleh membuat blog baru demi memaksimalkan penghasilan Adsense.

Jika sudah mencapai angka tersebut, Google akan mengirim surat berisi kode PIN serta panduan untuk melakukan verifikasi.

Pembayaran Google Adsense

Adsense akan mengirimkan pembayaran setelah saldo mencapai $100 atau Rp 1,4 juta. Pembayaran rutin dilakukan setiap bulan setelah tanggal 21.

Akun Adsense untuk Indonesia yang menggunakan kurs Rupiah akan mengirim pembayaran melalui bank lokal. Sementara jika kamu membuat akun Adsense US karena blog berbahasa Inggris, pembayaran dilakukan via Western Union.

Mungkin untuk tahap awal, kamu tidak perlu memikirkan pembayaran sebab terlebih dahulu harus mencapai threshold atau saldo minimal. Lakukan optimisasi situs dan penempatan iklan agar kamu bisa segera mendapatkan uang dari Adsense dengan segera.

Demikianlah cara membuat akun Adsense non hosted, apabila ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar 🙂