Tools

Kalkulator Yield Obligasi (Current Yield & YTM)

Kalkulator Yield Obligasi

Current yield dan perkiraan yield to maturity (YTM)

Rp
Rp
% dari nominal
tahun
Isi semua kolom dengan angka positif ya (harga dan nominal > 0).
Current Yield
0%
Perkiraan YTM
0%
Kupon per tahunRp0
Selisih harga vs nominalRp0
Amortisasi selisih per tahunRp0

Isi harga beli, nilai nominal, kupon, dan sisa jatuh tempo obligasi, lalu klik Hitung Yield. Alat ini menampilkan current yield dan perkiraan yield to maturity (YTM).

Ringkasan:

  • Current yield = kupon tahunan ÷ harga beli.
  • Perkiraan YTM memperhitungkan juga selisih harga beli dengan nilai nominal.
  • Cocok untuk membandingkan imbal hasil beberapa obligasi secara cepat.

Yield obligasi menunjukkan seberapa besar imbal hasil yang kamu dapat, bukan sekadar besar kuponnya. Kalau kamu membeli obligasi di bawah nilai nominal, yield sebenarnya lebih tinggi dari kupon, begitu juga sebaliknya. Nah, alat di atas menghitungnya untukmu. Di bawah aku jelaskan rumus dan bedanya current yield dengan YTM.

Cara Pakai

  • Isi harga beli dan nilai nominal obligasi dalam rupiah.
  • Isi tingkat kupon per tahun (dalam persen dari nominal) dan sisa jatuh tempo.
  • Klik Hitung Yield. Current yield dan perkiraan YTM langsung muncul.

Rumus Yield Obligasi

Kupon tahunan (C) = kupon% × nominal
Current Yield     = C / harga beli × 100%
Perkiraan YTM     = [C + (nominal − harga) / tahun] / [(nominal + harga) / 2] × 100%

Contoh: harga beli Rp950.000, nominal Rp1.000.000, kupon 8% per tahun, sisa 5 tahun. Kupon tahunan = 8% × Rp1.000.000 = Rp80.000. Current yield = 80.000 / 950.000 = 8,42%. Perkiraan YTM = [80.000 + (50.000/5)] / [(1.000.000+950.000)/2] = 90.000 / 975.000 = 9,23%.

Current Yield vs YTM

Current yield hanya membandingkan kupon dengan harga beli saat ini, jadi mengabaikan keuntungan atau kerugian saat obligasi jatuh tempo. YTM (yield to maturity) memperhitungkan seluruh arus kas sampai jatuh tempo, termasuk selisih harga beli dengan nilai nominal. YTM di alat ini memakai rumus pendekatan, hasilnya sangat dekat dengan YTM sesungguhnya untuk obligasi biasa.

Link Terkait

Butuh kalkulator investasi lain? Coba kalkulator yield dividen saham, kalkulator dividen saham, atau kalkulator future value.

Sering Ditanyakan

Kenapa YTM-nya "perkiraan"?

YTM sesungguhnya dihitung dengan mencari tingkat diskonto yang menyamakan nilai sekarang seluruh arus kas dengan harga obligasi, dan itu butuh iterasi. Rumus pendekatan di sini jauh lebih sederhana dengan hasil yang sangat mendekati untuk kebanyakan kasus.

Bagaimana kalau harga beli di atas nominal?

Kalau kamu membeli di atas nominal (harga premium), selisihnya menjadi negatif, sehingga YTM lebih rendah dari current yield. Alat ini tetap menghitungnya dengan benar dan menampilkan selisih harga tersebut.

Kalau kupon dibayar dua kali setahun?

Masukkan tetap kupon total per tahun. Misalnya obligasi membayar 4% tiap semester, artinya 8% per tahun, jadi isikan 8. Alat ini menghitung yield tahunan.


Nah, itu dia cara menghitung current yield dan perkiraan YTM obligasi. Selamat berinvestasi dengan lebih cermat, semoga bermanfaat 🙂