Kalkulator KPR BTN: Cicilan & Simulasi
Alat di atas membantu kamu menghitung cicilan KPR BTN per bulan dengan metode anuitas. BTN adalah bank yang paling identik dengan KPR di Indonesia, baik untuk rumah komersial maupun rumah subsidi. Masukkan harga rumah, DP, suku bunga, dan tenor, lalu klik Hitung Cicilan KPR BTN.
Ringkasan:
- Hitung cicilan bulanan KPR BTN memakai rumus anuitas, lengkap dengan nilai DP dan pokok pinjaman.
- Ada opsi bunga fixed lalu floating untuk meniru skema BTN yang mengunci bunga di tahun awal.
- Untuk rumah bersubsidi, hitung terpisah di kalkulator KPR Subsidi karena bunganya tetap 5 persen.
Mau ajukan KPR di BTN tapi bingung cicilannya berapa? Wajar, karena angkanya bergantung pada harga rumah, DP, bunga, dan tenor. Di sini aku bantu kamu memperkirakannya dengan cepat, plus penjelasan singkat soal produk KPR BTN biar kamu bisa memilih yang paling pas.
Daftar isi
Cara Pakai Kalkulator KPR BTN
- Isi Harga Rumah sesuai harga jual, misalnya 400.000.000.
- Isi DP dalam persen (default 15). Nilai rupiah DP dihitung otomatis.
- Isi Tenor dalam tahun, misalnya 20, dan Suku Bunga sesuai angka yang diumumkan BTN.
- Kalau BTN memberi bunga fixed beberapa tahun lalu floating, centang opsinya lalu isi masa fixed dan bunga floating-nya.
- Klik Hitung Cicilan KPR BTN. Voila, cicilan per bulan, total pembayaran, dan total bunga muncul.
Produk KPR BTN
BTN membagi KPR-nya menjadi dua kelompok besar: KPR BTN Subsidi (lewat program FLPP untuk MBR) dan KPR BTN non-subsidi seperti KPR BTN Platinum untuk rumah komersial. Kalkulator ini pas untuk yang non-subsidi, karena bunganya mengikuti pasar. Untuk yang subsidi, bunganya dipatok tetap 5 persen, jadi lebih tepat kamu hitung di kalkulator khususnya.
KPR BTN Subsidi vs Komersial
Bedanya jelas: KPR subsidi punya bunga tetap rendah (5 persen), DP ringan mulai 1 persen, tapi harga rumah dan penghasilan pembeli dibatasi pemerintah. KPR komersial (Platinum) bebas dari batasan itu, bunganya mengikuti pasar, dan DP-nya biasanya 10 sampai 20 persen. Kalau kamu incar rumah subsidi, pakai kalkulator KPR Subsidi.
Cara Kerja Rumus Anuitas
Untuk KPR komersial, BTN memakai metode anuitas: cicilan bulanan tetap selama bunga belum berubah, dengan porsi bunga besar di awal lalu porsi pokok makin dominan. Rumusnya:
M = P · i · (1 + i)^n / ((1 + i)^n − 1)
Dengan P pokok pinjaman, i bunga per bulan, dan n jumlah bulan. Contoh: rumah 400 juta, DP 15 persen (pokok 340 juta), bunga 9 persen, tenor 20 tahun, cicilannya sekitar Rp3,06 juta per bulan.
Tips Sebelum Ajukan KPR BTN
- Tentukan dulu apakah kamu memenuhi syarat rumah subsidi, karena cicilannya jauh lebih ringan.
- Perhatikan berapa lama masa fixed-nya untuk KPR komersial, karena cicilan naik saat masuk floating.
- Siapkan biaya provisi, appraisal, asuransi, dan notaris di luar cicilan.
- Jaga rasio cicilan sekitar 30 sampai 35 persen dari penghasilan bulanan.
Tips penting: jangan menghardcode bunga BTN lama. Suku bunga KPR berubah mengikuti kebijakan, jadi selalu masukkan angka yang diumumkan BTN saat kamu mengajukan. Anggap hasil ini sebagai estimasi.
Link Terkait
Mau bandingkan dengan bank lain? Coba kalkulator KPR BCA, kalkulator KPR BRI, atau kalkulator KPR umum. Untuk rumah subsidi, pakai kalkulator KPR Subsidi. Hitung DP-nya di kalkulator DP rumah.
Sering Ditanyakan
Apakah hasil kalkulator ini akurat?
Angka cicilan pokok sudah akurat memakai rumus anuitas standar. Namun ini tetap estimasi, karena biaya provisi, asuransi, dan notaris belum dimasukkan. Cicilan riil di BTN bisa sedikit berbeda tergantung program.
Apa bedanya KPR BTN subsidi dan platinum?
KPR subsidi (FLPP) punya bunga tetap 5 persen, DP ringan, tapi dibatasi harga rumah dan penghasilan. KPR BTN Platinum adalah KPR komersial tanpa batasan itu, dengan bunga yang mengikuti pasar. Pilih sesuai kondisi dan kelayakanmu.
Berapa tenor maksimal KPR BTN?
Tenor KPR umumnya bisa sampai 20 tahun, bahkan ada program sampai 25 atau 30 tahun tergantung usia dan penghasilan. Makin panjang tenor, cicilan makin ringan tapi total bunga membengkak. Coba ubah tenor di kalkulator untuk melihat efeknya.
Nah, itu dia cara memperkirakan cicilan KPR BTN dengan metode anuitas. Sekarang kamu bisa membandingkan opsi subsidi dan komersial dengan angka yang lebih jelas. Selamat berhitung, semoga bermanfaat 🙂