Kalkulator Bunga Efektif (Cicilan Menurun)
- Cicilan pokok tetap / bulan—
- Cicilan bulan pertama—
- Cicilan bulan terakhir—
- Total bunga—
- Total yang dibayar—
Alat di atas menghitung cicilan metode bunga efektif (sering disebut bunga menurun), yaitu cicilan yang mengecil tiap bulan karena bunga dihitung dari sisa utang. Isi pokok, bunga per tahun, dan tenor, lalu klik Hitung Cicilan.
Ringkasan:
- Pada bunga efektif/menurun, pokok dibayar rata tiap bulan, tapi bunga dihitung dari sisa pinjaman.
- Karena sisa utang terus berkurang, cicilan pun mengecil dari bulan ke bulan.
- Untuk persentase yang sama, total bunganya jauh lebih kecil daripada bunga flat.
Kalau kamu pernah lihat tabel angsuran yang cicilannya makin lama makin kecil, itu memakai bunga efektif. Sistem ini dianggap paling adil karena kamu hanya membayar bunga atas utang yang benar-benar tersisa. Nah, aku bantu hitung cicilan pertama, cicilan terakhir, dan total bunganya di sini.
Daftar isi
Cara Pakai Alat di Atas
- Isi Pokok Pinjaman, misalnya 100.000.000.
- Isi Bunga per Tahun dalam persen, misalnya 10.
- Isi Tenor dalam bulan, misalnya 24.
- Klik Hitung Cicilan. Cicilan pertama, cicilan terakhir, dan total bunga langsung tampil.
Cara Kerja Bunga Efektif
Pada metode efektif, pokok dibayar dengan jumlah tetap tiap bulan (pokok dibagi tenor). Sementara bunga dihitung dari sisa pinjaman di awal tiap bulan. Karena sisa pinjaman terus mengecil, bunganya ikut mengecil, dan cicilan totalnya menurun.
Rumus Bunga Efektif
i = bunga tahunan / 12 (bunga bulanan)
Cicilan pokok = Pokok / tenor
Bunga bln ke-k = Sisa pinjaman x i
Cicilan bln k = Cicilan pokok + Bunga bln ke-k
Total bunga = i x Pokok x (tenor + 1) / 2
Contoh Perhitungan
Pinjaman Rp12.000.000, bunga 12% per tahun (1% per bulan), tenor 12 bulan:
- Cicilan pokok = 12.000.000 / 12 = Rp1.000.000 per bulan (tetap).
- Cicilan bulan 1 = 1.000.000 + (12.000.000 x 1%) = Rp1.120.000.
- Cicilan bulan 12 = 1.000.000 + (1.000.000 x 1%) = Rp1.010.000.
- Total bunga = 1% x 12.000.000 x 13 / 2 = Rp780.000.
- Total bayar = 12.000.000 + 780.000 = Rp12.780.000.
Efektif vs Flat vs Anuitas
Dengan pokok, bunga, dan tenor yang sama, bunga flat menghasilkan total bunga paling besar karena selalu dihitung dari pokok awal. Efektif dan anuitas sama-sama menghitung bunga dari sisa pokok, sehingga totalnya lebih hemat. Bedanya, cicilan efektif menurun tiap bulan, sedangkan anuitas dibuat tetap. Untuk contoh Rp12 juta di atas, bunga flat 12% akan memakan bunga Rp1.440.000, hampir dua kali lipat metode efektif.
Kalkulator Terkait
Ingin bandingkan? Coba kalkulator bunga anuitas untuk cicilan tetap, konversi bunga flat ke efektif, atau kalkulator bunga pinjaman untuk simulasi umum.
Sering Ditanyakan
Kenapa cicilan efektif mengecil?
Karena porsi pokoknya tetap, sedangkan porsi bunganya dihitung dari sisa utang yang terus berkurang. Semakin sedikit sisa utang, semakin kecil bunganya, sehingga total cicilan ikut menurun.
Keduanya sama. Istilah "bunga menurun" atau "sliding rate" merujuk pada metode efektif, karena cicilannya menurun seiring berkurangnya sisa pinjaman.
Mana yang paling hemat?
Untuk persentase bunga yang sama, efektif dan anuitas jauh lebih hemat daripada flat. Hati-hati saat membandingkan penawaran: bunga flat yang terlihat kecil sering setara dengan bunga efektif yang jauh lebih besar.
Nah, itu dia cara menghitung cicilan bunga efektif atau menurun. Dengan begini kamu bisa membandingkan penawaran pinjaman secara adil, bukan cuma tergiur angka bunga yang kelihatan kecil. Selamat menghitung, semoga bermanfaat 🙂