INTERNET

5 Cara Mengatasi Website yang Tidak Bisa Copy-Paste

Pernahkah kamu mencoba menyalin (copy) teks di sebuah website namun tidak bisa?

Untuk alasan tertentu, pemilik website memang sengaja melindungi kontennya dari tindakan copy-paste.

Dalam tutorial berikut ini, saya memiliki 5 cara ampuh mengatasi website yang tidak bisa copy-paste. Metode di bawah ini diurutkan dari yang termudah sampai yang membutuhkan langkah-langkah ekstra.

Berikut metode-metode untuk menyalin teks dari website yang diproteksi anti copas.

#1 Menggunakan ekstensi browser RightToCopy

Copy-Paste Website

Dibanding mengubah konfigurasi browser, akan lebih mudah menggunakan ekstensi yang sudah tersedia untuk fungsi spesifik. Ekstensi Chrome bernama RightToCopy memungkinkan kamu memilih teks, melakukan copy-paste, dan mengakses kembali tombol klik kanan.

Ukuran ekstensi ini juga sangat kecil, yakni kurang dari 13 KB dan bebas dari malware maupun adware mengganggu. Untuk pengguna Chrome, saya memiliki panduan untuk menginstal ekstensi Chrome dengan mudah.

Download RightToCopy (13KB) – Chrome

Browser Firefox punya ekstensi serupa bernama Absolute Enable Right Click & Copy. Fungsinya kurang lebih sama dan tersedia gratis.

#2 Mematikan fitur Javascript di browser

Umumnya, kode Javascript tertentu berperan memblokir fungsi copy-paste dari sebuah website. Beruntung, rata-rata browser memberikan opsi untuk mematikan Javascript sementara atau khusus pada website yang bermasalah. Berikut panduannya:

Cara mematikan Javascript di Google Chrome:

  1. Kunjungi alamat chrome://settings/content/javascript
  2. Pada bagian Blokir, klik Tambahkan
  3. Masukan alamat website yang tidak bisa copas, kemudian Tambahkan
  4. Refresh halaman website tersebut
  5. Coba lakukan copy-paste lagi

Mematikan Javascript mungkin membuat tampilan website jadi berantakan mengingat banyak elemen website yang bergantung pada Javascript.

#3 Mengunjungi versi AMP dari website

Accelerated Mobile Pages atau disingkat AMP merupakan versi halaman yang lebih ringan dari sebuah website karena banyak elemen ditiadakan, termasuk Javascript sehingga fitur anti copy-paste jelas tidak mungkin diimplementasikan.

Meski memiliki slogan “mobile”, faktanya halaman ini juga bisa diakses oleh komputer desktop maupun laptop, namun dengan sedikit trik khusus. Caranya adalah dengan menambahkan slug “amp” di akhir URL website.

Misalnya,

https://petunjuk.id/hemat-kuota-joox/

Diubah menjadi,

https://petunjuk.id/hemat-kuota-joox/amp

Kemudian kunjungi halaman tersebut.

Dari halaman AMP tersebut kamu dipastikan bisa melakukan copy-paste dengan mudah. Tetapi perlu diketahui bahwa sebagian website belum mendukung AMP, jadi trik ini tidak sepenuhnya bisa diandalkan.

#4 Memanfaatkan pesan dialog Print

Copy-Paste Website

Rata-rata browser sudah menyediakan perintah untuk mencetak halaman website dengan instan. Karena murni berbasis teks dan gambar saja, kamu bisa menyalin konten website dengan mudah pada saat Preview dokumen.

Cara copy-paste dari kotak dialog Print di Google Chrome:

  1. Tekan tombol CTRL+P pada halaman website yang ingin disalin
  2. Di bagian sebelah kanan (Preview), salin teks website
  3. Paste ke tempat yang kamu inginkan
  4. Karena hanya ingin copas, klik Cancel untuk selesai

Kamu juga bisa menyimpan halaman website tersebut dalam format dokumen jika ingin digunakan kembali di kemudian hari.

#5 Copy-Paste melalui fitur Inspect Element

Inspect Element agaknya merupakan fitur yang kurang populer mengingat fungsinya diperuntukkan bagi developer website. Jika kamu tidak tertarik menggunakan salah satu dari empat metode di atas, cara ini bisa jadi alternatif.

Cara copy-paste dengan Inspect Element (Chrome):

1. Klik kanan pada teks yang ingin disalin lalu Inspeksi atau tekan CTRL+SHIFT+I

Copy-Paste Website

2. Tampilan browser akan seperti ini, gunakan kursor mouse untuk hightlight paragraf yang ingin disalin.

Copy-Paste Website

3. Klik kanan pada paragraf yang ingin disalin, Copy, lalu Copy element.

Copy-Paste Website

Kelemahan dari metode ini ialah kemampuannya terbatas pada penyalinan paragraf demi paragraf. Selain itu tampilan Inspect Element mungkin agak membingungkan bagi pengguna non-developer.

Semoga membantu! 🙂