Kalkulator Reksadana Pendapatan Tetap
- Total setoran—
- Total imbal hasil—
- Jangka waktu—
- Nilai akhir (bebas pajak)—
Alat di atas memproyeksikan nilai investasi reksadana pendapatan tetap dari setoran awal, setoran rutin bulanan, imbal hasil, dan jangka waktu. Isi angkanya, lalu klik Hitung Proyeksi.
Ringkasan:
- Reksadana pendapatan tetap isinya sebagian besar obligasi/surat utang, lebih stabil daripada reksadana saham.
- Cocok untuk tujuan menengah, sekitar 1 sampai 3 tahun, dengan imbal hasil biasanya 6% sampai 8% per tahun.
- Proyeksi memakai rumus nilai masa depan, dan keuntungan reksadana bebas pajak penghasilan.
Mau imbal hasil lebih tinggi dari deposito tapi belum siap dengan gejolak reksadana saham? Nah, reksadana pendapatan tetap sering jadi jalan tengah. Isinya obligasi, jadi lebih adem, meski tetap ada risiko. Biar ada gambaran, alat ini menghitung perkiraan nilai investasimu.
Daftar isi
Cara Pakai Alat di Atas
- Isi Setoran awal bila memulai dengan dana tertentu, boleh dikosongkan.
- Isi Setoran per bulan untuk investasi rutin.
- Isi Imbal hasil per tahun (default 7%) dan Jangka waktu dalam tahun.
- Klik Hitung Proyeksi untuk melihat nilai akhir, total setoran, dan total imbal hasil.
Rumus Proyeksi
r = imbal hasil per tahun / 12
FV setoran awal = awal x (1+r)^n
FV setoran rutin = rutin x ((1+r)^n - 1) / r
Nilai akhir = FV setoran awal + FV setoran rutin
n = jumlah bulan
Contoh Perhitungan
Setoran awal Rp0, rutin Rp500.000/bulan, imbal hasil 7%, selama 5 tahun (60 bulan):
- Total setoran = 500.000 × 60 = Rp30.000.000.
- Perkiraan nilai akhir ≈ Rp35.800.000.
- Total imbal hasil ≈ Rp5.800.000, dan seluruhnya bebas pajak. Ingat, ini cuma perkiraan.
Kapan Cocok Dipakai
Reksadana pendapatan tetap pas untuk tujuan jangka menengah, kira-kira 1 sampai 3 tahun, seperti dana untuk menikah, DP rumah, atau biaya sekolah anak yang sudah dekat. Ia lebih menguntungkan dari reksadana pasar uang, tapi tidak seliar reksadana saham. Kelemahannya, nilainya bisa turun sementara ketika suku bunga acuan naik, karena harga obligasi bergerak berlawanan dengan bunga.
Kalkulator Terkait
Bandingkan dengan jenis lain lewat kalkulator reksadana, kalkulator reksadana pasar uang, kalkulator reksadana saham, atau kalkulator reksadana obligasi.
Sering Ditanyakan
Apa bedanya dengan reksadana obligasi?
Keduanya mirip, sebab reksadana pendapatan tetap memang mayoritas berisi obligasi (efek utang). Istilah "pendapatan tetap" merujuk pada jenis resminya menurut OJK, sedangkan "obligasi" adalah nama populernya. Untuk kebutuhan proyeksi, kamu bisa memakai keduanya secara bergantian.
Apakah reksadana pendapatan tetap bisa rugi?
Bisa, meski risikonya lebih kecil dari reksadana saham. Saat suku bunga naik, harga obligasi turun sehingga nilai reksadana ikut turun sementara. Karena itu tetap disarankan untuk jangka menengah, bukan dana yang kamu butuhkan dalam hitungan minggu.
Apakah imbal hasilnya kena pajak?
Keuntungan reksadana bukan objek pajak penghasilan bagi investor, berbeda dari bunga deposito yang dipotong pajak final 20%. Jadi imbal hasil yang kamu terima tidak dipotong pajak lagi, walau tetap dilaporkan di SPT sebagai harta.
Nah, itu dia cara memproyeksikan hasil reksadana pendapatan tetap. Dengan karakternya yang lebih stabil, ia cocok jadi tempat parkir dana untuk tujuan menengah. Selamat berinvestasi, semoga bermanfaat 🙂