Kalkulator PPh 21 Gross Up (Tunjangan Pajak)
Alat di atas menghitung PPh 21 gross up, yaitu besar tunjangan pajak yang perlu ditambahkan perusahaan supaya gaji bersih karyawan tetap utuh. Masukkan gaji bruto dan status PTKP, lalu klik Hitung Gross Up.
Ringkasan:
- Metode gross up: perusahaan memberi tunjangan pajak sebesar PPh 21 yang terutang, jadi karyawan menerima gaji secara penuh.
- Tunjangan pajak dihitung dari tarif efektif (TER) atas penghasilan setelah ditambah tunjangan itu sendiri, sehingga harus dicari secara bertahap.
- Berbeda dari metode gross (pajak dipotong dari gaji) dan net (pajak ditanggung tanpa jadi objek pajak lagi).
Pernahkah kamu dengar perusahaan yang menanggung pajak karyawan lewat tunjangan pajak? Nah, itu namanya metode gross up. Bedanya dengan sekadar menanggung pajak, tunjangan ini dihitung pas sebesar PPh-nya sehingga tidak ada yang tekor. Di sini aku bantu hitung angkanya, sekalian menjelaskan cara kerjanya.
Daftar isi
Cara Pakai Alat di Atas
- Isi penghasilan bruto sebulan, yaitu gaji yang ingin diterima karyawan secara utuh.
- Pilih status PTKP sesuai kondisi kawin dan jumlah tanggungannya.
- Klik Hitung Gross Up. Alat menampilkan tunjangan pajak, bruto setelah gross up, dan gaji bersih yang diterima.
Apa Itu Metode Gross Up
Gross up adalah cara perusahaan menanggung PPh 21 karyawan dengan memberi tunjangan pajak. Tunjangan ini besarnya dibuat pas sama dengan pajak yang terutang, sehingga ketika PPh 21 dipotong, gaji bersih yang diterima karyawan tetap sama dengan gaji awalnya. Karena tunjangan pajak menambah penghasilan bruto, tunjangan itu sendiri ikut kena pajak, jadi angkanya harus dicari dengan pas.
Gross vs Net vs Gross Up
- Gross: pajak dipotong langsung dari gaji karyawan, sehingga take home pay berkurang. Ini yang dihitung kalkulator PPh 21 bulanan.
- Net: perusahaan menanggung pajak, tapi tunjangan itu tidak dijadikan objek pajak lagi (bukan biaya yang bisa dikurangkan perusahaan).
- Gross up: perusahaan memberi tunjangan pajak yang menjadi objek pajak, sehingga bisa dibiayakan perusahaan sekaligus membuat gaji bersih karyawan utuh.
Contoh Perhitungan
Misalnya gaji bruto Rp10.000.000 dengan status TK/0 (kategori A). Tanpa gross up, tarif TER 2% memotong Rp200.000. Dengan gross up, bruto dinaikkan jadi sekitar Rp10.230.179. Menariknya, tambahan tunjangan ini justru menggeser tarif ke lapisan 2,25%, sehingga PPh terutang sekitar Rp230.179, dan itulah tunjangan pajaknya. Hasilnya, karyawan tetap menerima Rp10.000.000 bersih, sementara pajak sudah tertutup tunjangan.
Kenapa Perhitungannya Bertahap
Karena tunjangan pajak menambah penghasilan bruto, dan tarif TER ditentukan dari bruto tersebut, angkanya saling terkait. Menambah tunjangan bisa menggeser bruto ke lapisan tarif yang lebih tinggi. Alat ini menyelesaikannya dengan menghitung berulang sampai tarif dan brutonya konsisten, jadi kamu tidak perlu coba-coba manual.
Link Terkait
Mau tahu potongan pajak biasa tanpa gross up? Pakai kalkulator PPh 21 bulanan atau kalkulator PPh 21 tahunan. Ingin lihat gaji bersih setelah semua potongan? Coba kalkulator gaji bersih. Untuk pemotongan jasa, ada kalkulator PPh 23.
Sering Ditanyakan
Apa bedanya gross up dan metode net?
Pada metode net, perusahaan menanggung pajak tapi tunjangan itu tidak menjadi objek pajak, sehingga tidak bisa dibiayakan. Pada gross up, tunjangan pajak dijadikan penghasilan (objek pajak), sehingga perusahaan bisa membiayakannya, dan gaji bersih karyawan tetap utuh. Karena itu gross up sering dipilih perusahaan.
Apakah gross up menambah beban perusahaan?
Ya, perusahaan mengeluarkan gaji plus tunjangan pajak, jadi biayanya lebih besar dibanding memotong pajak dari gaji karyawan. Tapi tunjangan pajak pada gross up bisa menjadi pengurang penghasilan bruto perusahaan, sehingga ada penghematan pajak badan yang mengimbangi sebagian beban itu.
Apakah hasil ini pasti sama dengan slip gaji?
Hasil ini estimasi berdasarkan tarif TER bulanan. Angka di slip bisa berbeda jika ada komponen lain seperti bonus, THR, atau perhitungan ulang di bulan Desember. Untuk angka resmi, mengacu pada perhitungan bagian payroll dan ketentuan DJP.
Nah, itu dia cara menghitung PPh 21 gross up beserta tunjangan pajaknya. Sekarang kamu bisa memperkirakan berapa tunjangan yang membuat gaji karyawan tetap utuh. Semoga bermanfaat 🙂