Tools

Kalkulator Pajak Reklame (Hitung dari NSR)

Mohon isi angka yang valid.
Pajak reklame terutang:
Rp0
  • Nilai Sewa Reklame (NSR)Rp0
  • Tarif25%
  • Pajak reklameRp0
Penting: NSR dan tarif reklame ditetapkan pemerintah daerah lewat Perda/Perkada, jadi berbeda tiap kota. UU 1/2022 (HKPD) mematok tarif reklame paling tinggi 25%. Ambil NSR dan tarif pastinya dari peraturan daerahmu; alat ini hanya menghitung dari angka yang kamu masukkan.

Kalkulator di atas membantu kamu menghitung pajak reklame untuk papan iklan, billboard, atau spanduk usahamu. Isi Nilai Sewa Reklame (NSR) langsung, atau hitung dari ukuran, lalu klik Hitung Pajak Reklame untuk melihat pajak terutang.

Ringkasan:

  • Rumus: Pajak reklame = tarif% x NSR (Nilai Sewa Reklame).
  • NSR dan tarif ditetapkan pemerintah daerah; UU HKPD mematok tarif paling tinggi 25%.
  • NSR bisa kamu hitung dari luas x jumlah muka x nilai sewa per m2 x lama pemasangan.

Mau pasang billboard atau papan nama toko yang besar? Sebelum itu, ada pajak reklame yang perlu diperhitungkan. Aturannya berbeda tiap daerah, tapi rumus dasarnya sama. Di sini aku jelaskan komponennya supaya kamu bisa memperkirakan biayanya lebih dulu.

Cara Pakai Kalkulator di Atas

  • Pilih cara mengisi: Isi NSR langsung kalau kamu sudah tahu NSR-nya, atau Hitung dari ukuran untuk menghitung NSR dari luas dan nilai sewa per m2.
  • Pada mode ukuran, isi luas bidang (m2), jumlah muka/titik, nilai sewa per m2, dan lama pemasangan (misalnya jumlah bulan atau tahun sesuai satuan Perda).
  • Isi Tarif (default 25%) sesuai Perda daerahmu, lalu klik Hitung Pajak Reklame.

Rumus Pajak Reklame

Pajak reklame = tarif% x NSR
NSR (opsional) = luas x jumlah muka x nilai sewa per m2 x durasi

Inti perhitungannya cuma dua tahap: tentukan Nilai Sewa Reklame lebih dulu, lalu kalikan tarif. Bila daerahmu memakai rumus komponen (luas, nilai jual objek pajak reklame, dan nilai strategis), NSR sudah tercantum di ketetapan; kamu tinggal memasukkannya ke mode "Isi NSR langsung".

Apa itu NSR

NSR (Nilai Sewa Reklame) adalah nilai yang menjadi dasar pengenaan pajak reklame. Umumnya NSR dihitung dari Nilai Jual Objek Pajak Reklame (biaya pemasangan/pembuatan) ditambah Nilai Strategis lokasi pemasangan. Karena kedua komponen ini ditetapkan pemerintah daerah, besaran NSR bisa berbeda jauh antara jalan protokol dan jalan kecil.

Contoh Perhitungan

Misalnya sebuah billboard dengan NSR Rp20.000.000 dan tarif 25%. Pajak reklame = 25% x Rp20.000.000 = Rp5.000.000.

Contoh mode ukuran: papan seluas 8 m2, 1 muka, nilai sewa Rp250.000/m2, dipasang 1 tahun. NSR = 8 x 1 x Rp250.000 x 1 = Rp2.000.000, dikali tarif 25% menghasilkan Rp500.000.

Internal Link Terkait

Punya usaha? Cek juga kalkulator pajak UMKM untuk PPh final usaha, kalkulator PPN, dan kalkulator PBB untuk pajak tanah/bangunan tempat usahamu.

Sering Ditanyakan

Apakah tarifnya selalu 25 persen?

Tidak. 25% adalah tarif paling tinggi menurut UU HKPD; tiap daerah bisa menetapkan lebih rendah lewat Perda. Karena itu kolom tarif di kalkulator bisa kamu sesuaikan dengan aturan daerahmu.

Reklame apa saja yang kena pajak?

Umumnya billboard, videotron, papan/baliho, spanduk, reklame berjalan, hingga reklame kain dan melekat. Beberapa jenis dikecualikan, seperti reklame pemerintah atau nama pengenal usaha berukuran kecil sesuai Perda. Cek ketentuan daerahmu untuk pastinya.

Di mana saya lihat NSR?

NSR dan tarif tercantum di Peraturan Daerah atau Peraturan Kepala Daerah tentang pajak reklame, dan biasanya sudah dihitungkan saat kamu mengurus izin di dinas terkait (Bapenda/Satpol PP). Salin angka itu ke kalkulator ini untuk simulasi.


Nah, itu dia cara memperkirakan pajak reklame dari NSR dan tarif. Dengan begini kamu bisa menyiapkan anggaran promosi tanpa kaget saat mengurus izin. Selamat menghitung, semoga bermanfaat 🙂