Tools

Kalkulator Cicilan Motor (Kredit Leasing)

Pilih % dari harga OTR, atau nominal langsung dalam Rp.
Periksa kembali angka yang kamu masukkan.
Cicilan per bulan —
  • Uang muka (DP)—
  • Pokok kredit—
  • Total bunga—
  • Biaya admin—
  • Total keseluruhan—

Alat di atas membantu kamu mengestimasi cicilan motor lewat kredit leasing memakai metode bunga flat. Isi harga OTR, uang muka, tenor, dan bunga flat per tahun, lalu klik Hitung Cicilan untuk melihat angsuran per bulan beserta total yang kamu bayar.

Ringkasan:

  • Metode flat menghitung bunga dari pokok awal, jadi angsuran per bulannya tetap sampai lunas.
  • Kamu bisa isi DP dalam persen atau nominal Rupiah, dan menambahkan biaya admin bila ada.
  • Hasilnya perkiraan; DP minimum, asuransi, dan biaya lain berbeda tiap leasing.

Mau ambil motor secara kredit tapi bingung berapa cicilan bulanannya? Aku paham, brosur leasing kadang cuma menampilkan angka DP dan angsuran tanpa penjelasan rincinya. Nah, di sini kita hitung sendiri supaya kamu tahu dari mana angka itu berasal, plus penjelasan singkat soal bunga flat yang dipakai hampir semua multifinance di Indonesia.

Cara Pakai Alat di Atas

  • Isi Harga OTR Motor, yaitu harga on the road yang tertera di brosur dealer.
  • Isi Uang Muka / DP, lalu pilih satuannya: % (dari harga OTR) atau Rp (nominal langsung).
  • Pilih Tenor sesuai penawaran leasing (umumnya 11, 17, 23, atau 35 bulan), atau isi manual lewat pilihan "Lainnya…".
  • Isi Bunga Flat / Tahun (default 12%) dan Biaya Admin bila ada, lalu klik Hitung Cicilan.

Voila, kamu langsung melihat cicilan per bulan, pokok kredit, total bunga, sampai total keseluruhan yang benar-benar kamu keluarkan.

Rumus Cicilan Bunga Flat

Kredit motor di multifinance seperti Adira, FIF, atau BAF hampir selalu memakai bunga flat, yaitu bunga dihitung dari pokok pinjaman awal dan tidak berubah walaupun sisa utangmu makin kecil. Karena itu, angsuran per bulannya tetap sama dari awal sampai lunas. Rumusnya begini:

DP (Rp)      = jika % → OTR × DP% / 100; jika Rp → nominal DP
Pokok kredit = OTR − DP (Rp)
Total bunga  = Pokok × (bunga flat / 100) × (tenor / 12)
Total utang  = Pokok + Total bunga
Cicilan/bln  = Total utang / tenor
Total bayar  = DP + Total utang + biaya admin

Contoh Perhitungan

Misalnya kamu mengambil motor dengan harga OTR Rp20.000.000, DP 20%, tenor 35 bulan, dan bunga flat 12% per tahun:

  • DP = 20% × 20.000.000 = Rp4.000.000
  • Pokok kredit = 20.000.000 − 4.000.000 = Rp16.000.000
  • Total bunga = 16.000.000 × 0,12 × (35 / 12) = Rp5.600.000
  • Total utang = 16.000.000 + 5.600.000 = Rp21.600.000
  • Cicilan per bulan = 21.600.000 / 35 = Rp617.143

Contoh kedua: OTR Rp25.000.000, DP Rp5.000.000 (nominal), tenor 24 bulan, bunga flat 10% per tahun. Pokoknya Rp20.000.000, total bunga = 20 juta × 0,10 × 2 = Rp4.000.000, total utang Rp24.000.000, dan cicilannya pas Rp1.000.000 per bulan. Coba masukkan sendiri ke alat di atas untuk memastikan.

Kenapa Bunga Efektif Lebih Tinggi

Ini yang sering bikin bingung: angka "12% flat" itu bukan bunga sebenarnya yang kamu tanggung. Pada bunga flat, bunga tetap dihitung dari pokok awal walaupun sisa utangmu tiap bulan makin sedikit. Kalau dikonversi ke bunga efektif (yang menghitung dari sisa pokok), angkanya bisa hampir dua kali lipat, misalnya flat 12% setara efektif sekitar 21% sampai 22% per tahun. Jadi wajar bila cicilan flat terasa lebih mahal dari perkiraan awal. Kamu bisa membandingkannya lewat konversi bunga flat ke efektif.

Yang Belum Masuk Hitungan

Perhitungan di atas adalah estimasi pokok dan bunga saja. Beberapa komponen berikut belum masuk dan besarnya berbeda tiap leasing, jadi ada baiknya kamu masukkan angka dari brosur atau simulasi resmi:

  • Asuransi kendaraan (TLO atau all risk) yang biasanya wajib selama masa kredit.
  • Biaya provisi, fidusia, dan administrasi yang tiap multifinance patok berbeda.
  • DP minimum yang berbeda tiap leasing dan tiap program promo, umumnya mulai dari sekitar 15% sampai 20% dari OTR.

Perlu diingat juga soal harga: OTR (on the road) sudah termasuk pengurusan STNK, BPKB, dan pelat nomor, sedangkan off the road belum. Pakai harga OTR agar hasil estimasinya paling mendekati kenyataan.

Internal Link Terkait

Butuh hitung cicilan lain? Coba kalkulator cicilan kredit HP untuk pola kredit barang yang mirip. Sedang menimbang kredit rumah, cek kalkulator KPR. Ingin memahami komponen bunga pinjaman secara umum, buka kalkulator bunga pinjaman.

Sering Ditanyakan

Apa itu OTR?

OTR singkatan dari on the road, yaitu harga motor yang sudah termasuk biaya pengurusan surat seperti STNK, BPKB, dan pelat nomor sehingga motor siap dipakai di jalan. Lawannya adalah off the road yang belum termasuk biaya-biaya tersebut.

Berapa DP minimum kredit motor?

Tidak ada angka tunggal karena berbeda tiap leasing dan program. Umumnya DP minimum berkisar 15% sampai 20% dari harga OTR, tetapi saat ada promo bisa lebih rendah. Masukkan angka DP sesuai penawaran yang kamu terima ke alat di atas.

Kenapa hasilnya beda dengan brosur leasing?

Karena brosur leasing biasanya sudah menambahkan asuransi, biaya provisi, dan administrasi ke dalam angsuran, sedangkan alat ini menghitung pokok dan bunga flat saja. Anggap hasil kalkulator ini sebagai perkiraan dasar, lalu bandingkan dengan simulasi resmi leasing untuk angka final.


Nah, itu dia cara menghitung cicilan motor dengan metode bunga flat. Sekarang kamu bisa memperkirakan angsuran bulanan sebelum datang ke dealer, jadi lebih siap saat menawar tenor dan DP. Selamat mencoba, semoga bermanfaat 🙂