Tools

Kalkulator Biaya Transfer Antar Bank

Estimasi waktu: real-time, aktif 24 jam.
Terisi otomatis, boleh kamu ubah sesuai bankmu.
Masukkan nominal transfer yang valid.
Total dana keluar sekali transfer
—
Nominal transfer—
Biaya admin—
Estimasi waktu masuk—
Total biaya admin / bulan—

Alat di atas menghitung biaya transfer antar bank lengkap dengan total dana yang keluar dan akumulasi biaya per bulan. Pilih metodenya, biaya adminnya terisi otomatis, lalu klik Hitung Biaya Transfer.

Ringkasan:

  • Biaya berbeda tiap metode: BI-FAST Rp2.500, transfer online biasa Rp6.500, kliring sekitar Rp2.900, dan RTGS Rp30.000.
  • Transfer sesama bank umumnya gratis dan langsung masuk.
  • Kalau kamu sering transfer, biaya kecil ini menumpuk, jadi hitung juga totalnya per bulan.

Pernahkah kamu heran kenapa saldo terpotong lebih besar dari nominal yang kamu kirim? Nah, itu karena biaya admin transfer antar bank. Angkanya memang kecil, tapi kalau tiap minggu kamu transfer ke penjual atau bayar tagihan, jumlahnya lumayan juga sebulan. Di sini aku bantu kamu menghitungnya sekaligus memilih metode yang paling hemat.

Cara Pakai Kalkulator

  • Masukkan nominal yang mau kamu transfer.
  • Pilih metode transfer. Biaya adminnya langsung terisi sesuai patokan umum, dan bisa kamu ubah kalau bankmu menetapkan angka berbeda.
  • Isi jumlah transfer per bulan bila ingin tahu total biayanya.
  • Klik Hitung Biaya Transfer. Voila, total dana keluar dan estimasi waktunya langsung muncul.

Metode Transfer dan Biayanya

Rumusnya sederhana:

Total dana keluar = nominal transfer + biaya admin
Biaya per bulan = biaya admin × jumlah transfer per bulan

Yang membedakan cuma biaya adminnya, dan itu tergantung metode yang kamu pakai.

BI-FAST

BI-FAST (Bank Indonesia Fast Payment) adalah metode transfer antar bank real-time yang biayanya dibatasi Rp2.500 per transaksi, jauh lebih murah dari transfer online biasa yang Rp6.500. Batasnya sampai Rp250 juta per transaksi dan aktif 24 jam. Di aplikasi m-banking, pilih menu BI-FAST saat transfer, bukan menu transfer antar bank biasa.

Kliring dan RTGS

Kliring (SKNBI) cocok untuk nominal menengah, biayanya sekitar Rp2.900, tapi dana baru masuk beberapa jam kemudian dan hanya diproses pada hari kerja. RTGS dipakai untuk transfer besar di atas Rp100 juta, biayanya sekitar Rp30.000, dan dananya masuk real-time selama masih jam kerja. Untuk transfer kecil sehari-hari, BI-FAST hampir selalu paling hemat.

Tips Menghemat Biaya Transfer

  • Gunakan BI-FAST daripada transfer antar bank biasa, selisihnya Rp4.000 tiap transaksi.
  • Kalau tujuanmu sesama bank, transfer sesama bank biasanya gratis.
  • Manfaatkan kuota transfer gratis dari dompet digital atau program bank tertentu bila ada.
  • Gabungkan beberapa pembayaran jadi satu transfer supaya biaya adminnya tidak berulang.

Internal Link Terkait

Mau cek ongkir sebelum belanja online? Coba cek ongkir dari keyboard HP. Sedang membandingkan imbal hasil menabung? Ada kalkulator bunga tabungan dan konversi mata uang untuk transfer valas.

Sering Ditanyakan

Apakah biaya BI-FAST selalu Rp2.500?

Rp2.500 adalah batas maksimum yang ditetapkan Bank Indonesia. Beberapa bank memberi tarif lebih rendah atau bahkan gratis untuk nasabah tertentu, jadi silakan sesuaikan angkanya di kalkulator.

Kenapa transfer saya kena Rp6.500?

Itu tarif transfer antar bank lewat menu biasa (bukan BI-FAST). Kalau bankmu sudah mendukung BI-FAST, pindah ke menu itu supaya biayanya turun jadi Rp2.500.

Kapan harus pakai RTGS?

RTGS dipakai untuk transfer besar di atas Rp100 juta yang tidak bisa lewat BI-FAST. Biayanya paling mahal, tapi dananya masuk real-time selama jam kerja.


Nah, itu dia cara menghitung biaya transfer antar bank sekaligus memilih metode yang paling hemat. Sekarang kamu tidak akan kaget lagi saat saldo terpotong lebih dari nominal kirim. Selamat mencoba, semoga bermanfaat 🙂